Karya Penulis


"Jika berpikir menandakan kita sedang hidup, maka menulis salah satu jalan menandakan kita pernah ada"
_Pesan Emak_

 

PESANEMAK- Kita harus terus belajar, sampai nafas dipenghujung jalan. Memulai fokus untuk menggeluti dunia tulis menulis melalui laman blog ini sejak tahun 2017, saya selalu meyakini bahwa setiap tulisan yang saya tulis adalah hanya sebatas "Dunia Maya" semata yang secara fisik tidak dapat dipajang, dipegang apalagi dibawa kemana-mana.


Sama halnya seperti penulis-penulis lainnya yang memiliki keinginan atau yang saat ini sedang aktif dalam menerbitkan buku, sejak lama saya sudah bertekad untuk dapat menghasilkan satu karya cetak dalam bentuk buku untuk disebarluaskan kepada masyarakakat.

Bukan karena tergila penghasilan dari menulis buku apalagi ingin terkenal, buku yang ingin saya terbitkan bertujuan untuk mendukung pengembangan dan minat literasi dilingkungan masyarkakat, khususnya anak-anak muda.

Mencoba untuk selalu terus belajar dan konsiten dalam menulis, pada tahun 2024 saya menerbitkan buku pertama saya yang berjudul "Tabir: Rahasia Waktu". 


Buku yang diterbitkan oleh penerbit Deepublish, Yogyakarta, ini dapat anda akses/beli di beberapa toko buku online atau bisa langsung klik "Beli Buku Tabir:Rahasia Waktu" untuk menuju halaman penjualan buku.

Kilas: Buku ini pada intinya mengulas singkat hakikat, manfaat dan kendali kehidupan manusia. Kita hidup didunia berdasarkan batas waktu yang sudah ditentukan yakni 24 jam dalam 1 hari. 4 minggu dalam 1 bulan. dan 12 bulan dalam 1 tahun. Namun tanpa kita sadari, ada waktu-waktu istimewa yang sebenarnya memberikan dampak yang besar dalam hidup. Didalam buku ini juga menyinggung dan mensimulasikan formula waktu analog dan waktu digital, bata waktu serta proses peremajaan diri dalam membuat keputusan dalam hidup. Buku ini cocok bagi anda yang senang bertualang dengan pikiran yang kriits termasuk filsafat (*)

Selain buku tabir diatas, pada awal tahun 2025 saya menerbitkan kembali buku yang kedua yang berjudul "Benah: Berpikir Seadanya Untuk Memulai Hidup  Sederhana". 


Buku yang diterbitkan oleh penerbit Mumtaz ini ini dapat anda akses/beli di klik "Benah: Berpikir Seadanya Untuk Memulai Hidup  Sederhana" untuk menuju halaman penjualan buku atau hubungi saya melalaui sambungan WhatsApp 0812-6178-3235.

Kilas: Buku Benah ini mengulas kehidupan sehari-hari berdasarkan fenomena kehidupan masyarakat yang banyak terjadi hari ini. Buku ini berupaya untuk memotivasi diri kita dalam memahami hidup sebenarnya yang nyaman, aman dan terntram. Ada begitu banyak pergeseran nilai budi luhur dan norma sosial masyarakat, termasuk kaum millenial. Buku ini sangat cocok untuk anda yang sedang memahami hidup. (*)

Masih ditahun yang sama, menjelang akhir tahun 2025, saya menerbitkan buku yang ketiga yang berjudul "Sentimen Maritim: Kepri 2045". Untuk buku ketiga ini, saya menulis bersama dengan salah seorang rekan di Natuna, Aprianti.




Buku yang kembali diterbitkan oleh penerbit Deepublish ini dapat anda akses/beli diberbagai toko online seperti di Shopee Buku Sentimen Maritim: Kepri 2045, di Tokopedia Buku Sentimen Maritim: Kepri 2045, dan juga dapat dibeli melalui Tiktok Buku Sentimen Maritim: Kepri 2045.

Kilas: Buku ini membahas seputar isu-isu kemaritiman di Kepulauan Riau. Bagi anda mahasiswa/dosen/peneliti/aktivis yang senang dengan isu-isu kemaritiman di Kepulauan Riau yang berhubungan dengan pemerintahan, politik, administrasi negara, hukum, pendidikan dan lain sebagainya, buku ini sangat cocok untuk anda baca menambah wawasan dan pemahaman anda semua. Selain itu, buku ini mempertanyakan dan berupaya menjawab arah visi Indonesia yang diteruskan oleh seluruh daerah di Indonesia termasuk pula Kepulauan Riau dalam mencapai Indonesia Emas Tahun 2045. (*)

Bagi masyarkat Kepulauan Riau, khususnya wilayah Tanjungpinang dan Bintan, buku diatas tersebut dapat anda baca secara gratis dengan mengunjungi perpustakaan daerah Provinsi Kepri.

Kami menyadari bahwa setiap tulisan yang kami terbitkan baik melalui media online maupun cetak, tidak dapat kami justifikasi untuk mewakili secara keseluruhan pemikiran, pandangan, dan ilmu pengetahuan orang banyak. Selain itu, kami juga menyadari bahwa masih tingginya potensi kekeliruan, kekurangan maupun kesalahan dalam menulis, menuangkan pikiran dan ilmu pengetahuan dari setiap tulisan kami, sehingga saran dan masukkan yang membangun dari seluruh masyarakat sangat kami harapkan.

#salamliterasi

_Pesan Emak_